Transaksi Pekan Batik Internasional Rp1,5 M Lebih

>> Thursday, June 11, 2009

Transaksi keuangan selama penyelenggaraan Pekan Batik Internasional yang digelar sejak tanggal 29 April sampai dengan 3 Mei 2009 lalu, mencapai lebih Rp1,5 miliar. Hal tersebut diketahui dari omzet penjualan seluruh stand yang ada di Kawasan Simpanglima Jetayu Kota Pekalongan. Walikota Pekalongan dr. HM. Basyir Ahmad menyatakan hal tersebut ketika menutup Pekan Batik Internasional.

Dikatakan, perhitungan tersebut masih murni dari stand yang menjual ataupun memamerkan batik, sehingga untuk stand kuliner, kerajinan tangan, perhotelan hingga parkir belum diketahui berapa nilai pemasukan yang diterima oleh masyarakat Kota Pekalongan.

Pada kesempatan tersebut, walikota juga menyatakan jika penyelenggaraan seluruh rangkaian dalam PBI ini menelan biaya tidak lebih dari Rp500 juta. Anggaran tersebut kita serahkan kepada EO (event organizer), dan mereka yang mengatur seluruh perangkat penyelenggaraan hingga selesai, kata dia seraya menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengupayakan agar PBI dapat menjadi agenda rutin dua tahunan di Kota Pekalongan, meskipun ada pergantian kepala daerah.

Daya ungkit pekan batik, tambahnya, menimbulkan efek yang bagus di masyarakat. Hal ini mengapa kita upayakan agar ajang pekan batik dapat terus ditumbuh-kembangkan, sehingga akan berdampak pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Pekalongan dan sekitarnya.

Menurut Basyir, pekan batik internasional tahun 2009 ini diikuti 11 provinsi di Indonesia dan 5 negara sahabat, yakni Malaysia, Thailand, Filipina, Peru dan Bolivia. Di masa-masa mendatang, diharapkan negara-negara Eropa dan AS dapat berpartisipasi memeriahkan pekan batik ketiga, keempat dan selanjutnya.

sumber : www.bakohumas.depkominfo.go.id/

0 comments:

About This Blog

Lorem Ipsum

  © Free Blogger Templates Autumn Leaves by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP